Tags

Kebanyakan orang ketika mendengar istilah PAINTING rata-rata akan menjawab seperti mengekstrak apa yang kita lihat ke dalam bentuk 2 dimensi dengan menggunakan berbagai macam media gambar. Dalam kenyataannya seni PAINTING tidak sebatas itu, Seni PAINTING itu luas, 🙂 Banyak media yang dapat kita gunakan disini. Kali ini saya akan coba mengulas berbagai info tentang LIGHT PAINTING :0 Bagaimana mungkin melukis dengan menggunakan cahaya? Apa bisa? Maksudnya bagaimana? Tenang jangan kaget atau kebingungan dulu 😀 LIGHT PAINTING ini biasanya akrab untuk mereka” yang memang sudah berkecimpung dalam dunia fotografi. “LIGHT PAINTING” adalah suatu teknik dalam photography yang menjadikan cahaya atau sumber cahaya yang mana cahaya tersebut di jadikan sebagai objek photo baru atau cahaya tersebut di gunakan untuk membuat sebuah bentuk atau objek baru. Teknik “LIGHT PAINTING”, dilakukan dengan exposure malam, atau suasana yang cukup gelap dengan menggerakkan sumber cahaya seperti senter. Teknik photo ini pertama kali dilakukan oleh seorang bernama Man Ray pada tahun 1935 seorang photographer yang berasal dari Amerika dan lama tinggal di Paris, dia adalah seorang wartawan yang memakai teknik “LIGHT PAINTING” pertama kali, dia memamerkan hasil karya LIGHT PAINTING nya pada sebuah seri yang berjudul “space writing”. Selain itu,Pablo Picasso seorang yang terkenal dengan lukisannya pun pernah menggunakan teknik LIGHT PAINTING ini. Coba lihat gambar ini ,orang awam pasti mengira kalau lukisannya itu di edit dengan software editor seperti photoshop.

BlWLR99CUAAeJ9A

                   Tapi tunggu dulu,perlu diketahui bahwa karya Picasso itu dibuat tahun 1949. Kebayang nggak,boro-boro photoshop,lah komputer aja entah udah nongol apa belum tahun segitu hahaha…kalau ada pasti masih blm canggih.

                  Memotret dengan teknik light painting ini lumayan mengasyikkan dan salah satu yang penting diperhatikan adalah penggunaan shutter speed. Shutter speed adalah pengaturan pada kamera yang mengontrol lamanya waktu shutter terbuka sehingga memungkinkan cahaya masuk melalui lensa ke sensor di dalam kamera. Shutter speed diukur dalam detik – atau dalam fraksi yang sangat kecil dari satu detik. Semakin besar penyebut, maka shutter speed mempunyai kecepatan yang lebih cepat (1/1000 jauh lebih cepat dari 1/30). Pada saat kondisi yang sangat cerah ketika bnyak cahaya, jika shutter terbuka terlalu lama kemudian maka akan terlalu banyak cahaya yang sampai ke sensor. Ketika itu terjadi, gambar yang dihasilkan sangat pucat atau hampir semuanya putih. Ini dikenal sebagai Over Exposed. Dalam membuat light painting kita membuka shutter dalam waktu yang cukup lama (long exposure), memotret dalam kegelapan dan mengarahkan sumber cahaya terarah (misal lampu senter) pada beberapa titik obyek foto dalam rentang sepanjang shutter terbuka. Tujuan utama teknik foto “melukis dengan cahaya” adalah kita menerangi beberapa area atau titik pada obyek sehingga hanya daerah yang diterangi tersebut yang terekam di foto. Teknik foto light painting atau light graffiti tidak membutuhkan banyak biaya. Hal utama yang membedakan foto light painting bagus dan yang biasa-biasa saja adalah kreatifitas dan kemauan kita untuk mencoba. Dengan teknik ini, kita menggunakan sumber cahaya sebagai kuas layaknya lukisan.

               Teknik yang biasa digunakan tadi namanya bulb. Apa itu Bulb ? Bulb merupakan salah satu teknik pengambilan gambar (di fotografi) dengan menggunakan speed yang sangat lambat. Selama tangan belum terlepas dari trigger maka diafragma akan tetap membuka & hampir nggak mungkin  kalau kita memegang kamera dengan tangan, untuk itu diperlukan tripod. Penggunaan tripod penting dalam melakukan pengambilan foto mode Bulb. Fungsinya agar kamera tetap Steady dan tidak Shaking sewaktu pengambilan gambar. Tripod masih bisa diganti dengan meja, atau apapun dimana kamera bisa diletakan dan syaratnya tempat tersebut tidak goyang dan Steady.

Nah,udah tau tentang sejarah, apa itu, dan segala pengenalan tentang Light Painting,sekarang menuju ke cara pembuatannya.yuk!

Alat-alat yang perlu dipersiapkan untuk membuat Light Painting adalah :

1. Tentunya KAMERA

BlWPrAXCIAAkYeRUntuk menjerat cahaya (Light) Kamera jadi alat utama yang perlu banget disiapkan. Kamera yang bisa dipakai mulai dari yang manual, harganya tidak terlalu mahal sampai kamera Digital seharga jutaan pun asalkan punya fitur slow speed.

2. Tripod

highres-Tripod-fully-extended_1345736353Tripod penting untuk membantu teknik kamera Bulb, gunanya agar kamera nggak goyang setiap proses foto Light Graffiti. Tapi nggak cuma tripod, permukaan datar dan rata pun bisa dipakai yang penting camera gak Shake. Klo pakai tangan asalkan bisa steady juga bisa digunakan,itupun kalau tangan kalian tahan pegel 😀 hehehe

Alat ke 3. Shutter Release/Remote Shutter

BlWRGCmCAAEpgnyAlat ini dipakai buat alternatif supaya lebih mudah mengambil fotonya. Kalau males nahan shutter lama-lama,Remote shutter bisa digunakan sebagai penggantinya. Tinggal “cekrek” aja udah beres semua.

4. LIGHT Source : bisa berupa Lampu LED/Senter/Kembang api apapun itu yang dapat menghasilkan cahaya. Yang ini ga usah di kasih gambar pada tau kan? 😀 Yang ga tau ya keterlaluan. Untuk memainkan Bulb Alat-alat LED, Senter dan Kembang Api nantinya berfungsi seperti kuas untuk menggambar. ini adalah tintanya,jadi kalau nggak ada ini ya nggak bisa buat melukis dengan cahaya.Wajib ada Light Source ini.

5. Ruang/Lingkungan yang gelap. Kondisi gelap memang harus dan Wajib Hukumnya dalam membuat Light Painting, karena kalau di tempat terang,ntar nggak kelihatan kan.Main gelap-gelapan pokoknya hehe… 😀 asik gelap”an

Setelah semua alat siap, kita lanjut ke proses yuk !! 🙂

Langkah 1. Settingan kamera :

a. Set ke mode Manual

b. Pilih shutter “bulb”

c. Ubah ISO jadi 100

d. Settingan diafragma menjadi 14 (tergantung gelap terangnya lingkungan/ruangan)

Langkah 2. Pasang kamera pada tripod

Langkah 3. Atur titik fokus dan area frame

Langkah 4. Pencet shutter kamera terus mulai deh buat Light Painting

Itu langkah”nya simple tapi ribet untuk pemula seperti kita bukan? 😀 yuk ah cari tutorial langkah” lainnya 🙂 simak ya

Foto light painting bisa dicapai dengan banyak cara,namun kalau anda baru pertama kali mencoba berikut beberapa langkah awal yg bisa diikuti :

1. Cari tempat yang gelap. Anda bisa mencobanya dikamar dengan lampu dimatikan.

2. Tentukan obyek foto yang akan anda sinari, lalu tentukan bagaimana anda akan menyinarinya, mau dari kanan kiri atau semua arah terserah

3. Alternatif lain adalah memotret pola sumber cahaya: anda bisa menggunakan lampu senter untuk menulis kata atau meniru bentuk tertentu

4. Set kamera di posisi bulb mode, seperti yang sudah dibahas sebelumnya

5. Gunakan aperture yang moderat. Antara f/4 sampai F/8 adalah pilihan awal yang bagus

6. Gunakan kabel release shutter lalu kunci di posisi lock, kalau anda tidak memiliki kabel release cari teman yang mau memencetkan

7. Sekarang mulailah gunakan sumber cahaya tuk menerangi beberapa titik/area obyek foto / mulailah membuat bentuk sesuai keinginan anda tadi

8. Usahakan anda tidak berdiri antara sumber cahaya dan lensa, kalau cahaya dari lampu ke lensa terhalang oleh badan anda maka hasil foto akan tampak ada siluetnya

9. Usahakan lama penyinaran antara satu titik ke titik lain sama waktunya agar hasil foto tampak lebih halus

10. Setelah selesai ‘melukis”, lepaskan tombol shutter (atau kabel release)

11. Lihat hasil akhir foto, kalau anda belum puas dengan foto akhir, ulangi lagi. Kadang memang diperlukan beberapa kali usaha untuk menentukan waktu exposure yang bagus sesuai dengan kekuatan sumber cahaya anda

F/4, 240 detik, bulb. perhatikan bahwa kedua model diatas harus berpindah dari satu titik ke titik lain

BlWWWiUCAAAWnJlIngat ya!! Eksperimen Adalah Kunci !! 😀 Agak susah untuk mengetahui waktu exposure yang pas di mode bulb hanya dengan sekali percobaan, maka jika foto pertama terlihat jelek ulangi lagi dan sesuaikan waktu. Anda bisa menggunakan timer untuk menentukan waktu bulb yang paling pas. Jangan lupa juga cobalah sumber cahaya yang bervariasi. Cobalah beberapa warna sumber cahaya: merah, biru, kuning dll.

inilah beberapa contoh foto hasil light painting :

BlWPDIGCcAAtql6

BlWPIVjCAAA68P6

BlWPQdkCMAAjvQ9

5.