Tags

biaya-overhead-pabrik-1-638

KASUS   1

PT. BIRU LAUT membebankan biaya overhead pada produk dengan tarif yang telah ditentukan di muka. Berikut ini budget dan realisasi dari biaya overhead pabrik dalam tahun 1997.

capture-20141226-072527-crop

Diminta  :

  1. Berapakah BOP Tetap dan Variabel yang dianggarkan dan yang direalisasikan.
  2. Hitung Tarif BOP Tetap maupun Variabel berdasarkan :
    1. Jam mesin (Rp.) pada kapasitas mesin 75.000 jam mesin.
    2. Biaya bahan baku (%).
    3. Jam kerja langsung (Rp.) pada kapasitas 60.000 jam kerja langsung.
    4. Unit produksi (Rp.) pada kapasitas produksi 750.000 unit.
    5. Biaya tenaga kerja langsung (%).
  3. Menganalisa selisih BOP, jika realisasi kapasitas yang dicapai 70.000 jam mesin.

JAWABAN  KASUS 1 :

  1.                                           Dianggarkan              Direalisasikan

BOP  Tetap                 Rp. 8.625.000,-           Rp. 8.775.000,-

BOP Variabel              Rp. 9.375.000,-           Rp. 9.300.000,-

  1. a)  Tarif  BOP Tetap  = Rp. 8.625.000,- / 75.000 =  Rp. 115,-

Tarif  BOP Tetap  =  Rp. 9.375.000,- / 75.000 =  Rp. 125,-

b) Tarif  BOP Tetap  =  (8.625.000,- / 15.000.000)  x 100 % =  57,5 %

Tarif  BOP Tetap  =  (Rp. 9.375.000,- / 15.000.000) x 100 % =  62,5 %

c) Tarif  BOP Tetap  = 8.625.000,- / 60.000 =  Rp. 143,75

Tarif  BOP Tetap  = Rp. 9.375.000,- / 60.000  =  Rp. 156,25

d) Tarif  BOP Tetap  =  8.625.000,- / 750.000 =  Rp. 11,50

Tarif  BOP Tetap  =  Rp. 9.375.000,- / 750.000 =  Rp. 12,50

e) Tarif  BOP Tetap  =  (8.625.000,- / 13.000.000) x 100 % =  66,35 %

Tarif  BOP Tetap  = (Rp. 9.375.000,- / 13.000.000)  x 100 % =  72,12 %

3.

capture-20141226-073636-crop

KASUS  2

Pihak akuntan diminta oleh pihak manajemen PT. WEKA dalam menghitung tarif biaya overhead pabrik yang didasarkan pada berbagai macam kapasitas. Di bawah ini adalah data yang digunakan untuk perhitungan tarif BOP :

capture-20141226-073806-crop

Diminta :

  1. Hitunglah tarif biaya overhead apbrik pada masing-masing tingkat kapasitas.
  2. Jika jam sesungguhnya dan biaya overhead pabrik sesungguhnya sama dengan estimasi pada kapasitas yang sesungguhnya diharapkan, berapakah jumlah pembebanan (Lebih atau Kurang) biaya overhead pabrik pada tingkat kapasitas :
    1. Penjualan Rata-rata.
    2. Kapasitas Normal.
    3. Kapasitas Praktis.

JAWABAN KASUS  2 :

1. Perhitungan Tarif BOP

9

2. Perhitungan pembebanan Lebih atau Kurang biaya overhead pabrik :

8

KASUS  3

Pihak manajemen  PT.  SARI BAKTI UTAMA  menetapkan tarif  biaya overhead pabrik Rp. 100,- setiap satu kwintal produksi.  Jika dalam satu bulan perusahaan menghasilkan 2.500 kwintal, maka anggaran biaya overhead pabrik sebesar Rp. 410.000,- .  Pada saat produksi mencapai 7.500 kwintal, maka anggaran biaya overhead pabrik sebesar Rp. 710.000,- .  Pada bulan April 1997 lalu, perusahaan menghasilkan produk sebanyak 6.000 kwintal, sehingga biaya overhead pabrik yang dikeluarkan sebesar Rp. 550.000,-

Diminta  :

  1. Tarif Biaya Overhead Pabrik Variabel.
  2. Anggaran Biaya Overhead Pabrik Tetap.
  3. Kapasitas Normal.
  4. Biaya Overhead Pabrik yang dibebankan pada bulan April 1997.
  5. Selisih Biaya Overhead Pabrik pada bulan April 1997, yang dirinci menjadi  :
    1. Selisih Anggaran.
    2. Selisih Kapasitas.

JAWABAN  KASUS  3 :

10

11

  1. Biaya Overhead Pabrik yang dibebankan pada bulan April 1997 :

Kapasitas sesungguhnya pada bulan April 1997 =  6.000 kwt

BOP dibebankan pada bulan April 1997  =  6.000  kwt  x  Rp. 100,-  =  Rp. 600.000,-

12

Untuk Lebih Jelasnya Silakan Unduh File Nya Disini > SOAL ANALISIS BOP <