Tags

KOMISI AKUNTANSI KEUANGAN DAN PASAR MODAL :

1. Pengaruh Arus Kas Operasi Terhadap Harga Saham Dengan Persistensi Laba Sebagai Variabel Intervening 

2. MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE DALAM PERUSAHAAN YANG MENGALAMI PERMASALAHAN KEUANGAN (FINANCIALLY DISTRESSED FIRMS) 

3. PERBANDINGAN KEAKURATAN MODEL ARUS KAS METODA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS DAN DEVIDEN MASA DEPAN 

4. PENGARUH MODERASI SIZE TERHADAP HUBUNGAN LABA KONSERVATISMA DENGAN NERACA KONSERVATISMA 

5. PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN FAKTOR REGULASI TERHADAP KUALITAS IMPLEMENTASI CORPORATE GOVERNANCE

6. ANALISA KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, INDUSTRI DAN EKONOMI MAKRO TERHADAP RETURNDAN BETA SAHAM SYARIAH DI BURSA EFEK JAKARTA 

7. ANALISA HUBUNGAN INDEX HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) JAKARTA (JSX), LONDON(FTSE), TOKYO (NIKKEI) DAN SINGAPURA (SSI) 

8. KEINFORMATIFAN LABA DI PASAR OBLIGASI DAN SAHAM: UJI LIQUIDATION OPTION HYPOTHESIS 

9. PENGARUH ASIMETRI INFORMASI TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN PERBANKAN PUBLIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA 

10. REAKSI PASAR PUBLIKASI CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

11. MANAJEMEN LABA : BUKTI DARI SET KESEMPATAN INVESTASI, UTANG, KOS POLITIS, DAN KONSENTRASI PASAR PADA PASAR YANG SEDANG BERKEMBANG 

12. PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PERTUMBUHAN, DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN TERHADAP KOEFISIEN RESPON LABA DAN KOEFISIEN RESPON NILAI BUKU EKUITAS: STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA 

13. MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE, KUALITAS LABA DAN NILAI PERUSAHAAN

14. VALUE RELEVANCELAPORAN KEUANGAN DI INDONESIA DAN KAITANNYA DENGAN BEBAN IKLAN DAN PROMOSI 

15. PERSEPSI AKUNTAN TERHADAP OVERLOADSTANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK)
BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH

16. REKONSTRUKSI TEKNOLOGI INTEGRALISTIK AKUNTANSI SYARI’AH: SHARI’ATE VALUE ADDED STATEMENT 

17. IMPLIKASI STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN: DENGAN KEPUTUSAN KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING 

18. ANALISIS PERSAMAAN SIMULTAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, RISIKO, KEBIJAKAN HUTANG DAN KEBIJAKAN DIVIDEN DALAM PERSPEKTIF TEORI KEAGENAN 

19. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI: STUDI PADA PERUSAHAAN PUBLIK DAN BADAN USAHA MILIK NEGARA DI INDONESIA

20. DAMPAK PENYAATAN DAN NILAI WAJAR OPSI PADA PENGARUH MAGNITUDA KOMPENSASI PROGRAM OPSI SAHAM KARYAWAN TERHADAP PENGELOLAAN LABA 

21. PENGARUH KANDUNGAN INFORMASI KOMPONEN LAPORAN ARUS KAS, LABA KOTOR, DAN SIZEPERUSAHAAN TERHADAP EXPECTED RETURN SAHAM (Survey Pada Industri Textile dan Automotive yang Terdaftar Di BEJ) 

22. KEMAMPUAN PREDIKTIF EARNINGS DAN ARUS KAS DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS MASA DEPAN

23. REPUTASI PENJAMIN EMISI, REPUTASI AUDITOR, PERSENTASE PENJAMIN EMISI, UKURAN PERUSAHAAN DAN FENOMENA UNDERPRICING: STUDI EMPIRIS PADA BURSA EFEK JAKARTA

24. Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan Tahunan (Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan yang terdaftar Bursa Efek Jakarta) 

25. PENENTUAN PERILAKU KEBIJAKAN STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA: HIPOTESIS STATIC TRADE OFF ATAU PECKING ORDER THEORY

26. RELEVANSI NILAI INFORMASI LABA DAN ALIRAN KAS TERHADAP HARGA SAHAM DALAM KAITANNYA DENGAN SIKLUS HIDUP PERUSAHAAN 

27. PENGARUH DORONGAN MANAJEMEN LINGKUNGAN, MANAJEMEN LINGKUNGAN
PROAKTIF DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP PUBLIC ENVIRONMENTAL REPORTING

28. ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN ANTARA LABA AKUNTANSI DAN LABA FISKAL TERHADAP PERSISTENSI LABA, AKRUAL, DAN ARUS KAS 

29. PENGARUH ENVIRONMENTAL PERFORMANCE TERHADAP ENVIRONMENTAL DISCLOSUREDANECONOMIC PERFORMANCE (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Periode 2001-2004) 

KOMISI AKUNTANSI MANAJEMEN DAN KEPRILAKUAN :

1. SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN, PERSEPSI KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN, DESENTRALISASI,DAN KINERJA ORGANISASI (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Di Provinsi NAD)

2. PENGARUH PENYELARASAN STRATEGIK TERHADAP KINERJA ORGANISASI PADA SEKTOR PERBANKAN DI INDONESIA

3. PERSEPSI AKUNTAN, MAHASISWA AKUTANSI, DAN KARYAWAN BAGIAN AKUTANSI DIPANDANG DARI SEGI GENDER TERHADAP ETIKA BISNIS DAN ETIKA PROFESI
(STUDI DI WILAYAH SURAKARTA)

4. DAMPAK REINFORCEMENT CONTINGENCYTERHADAP HUBUNGAN SIFAT MACHIAVELLIAN DAN PERKEMBANGAN MORAL 

5. Desain dan Pengaruh Sistem Kontrol : Pengujian Model Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung 

6. PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA INDIVIDUAL DENGAN SELF ESTEEM DAN SELF EFFICACYSEBAGAI VARIABEL INTERVENING 

7. Pengaruh Kapasitas Individu yang Diinteraksikan dengan Locus of Control Terhadap Budgetary Slack

8. PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN DAN JOB RELEVANT INFORMATION (JRI) TERHADAP INFORMASI ASIMETRIS (Studi pada Badan Layanan Umum Universitas Negeri di Kota Purwokerto Jawa Tengah) 

9. Hubungan Komponen Sistem Pengendalian Manajemen (Quality Goal, Quality Feedback, dan Quality Incentive) terhadap Kinerja Kualitas dan Konsekuensi terhadap
Kinerja Keuangan 

10. The Effect of Customization Strategy on Firm Performance through The Usefulness of Broad Scope and Aggregation Management Accounting System Information Characteristics

11. ANALISIS PENGARUH INTENSITAS PERSAINGAN DAN VARIABEL KONTEKSTUAL TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN DAN KINERJA UNIT BISNIS DENGAN PENDEKATAN PARTIAL LEAST SQUARE

12. The Effect of Goal Orientation and Leadership Toward Management Accountant’s Role in Business Decision Making and Adoption in New Management Accounting Techniques 

13. PENGARUH TEKANAN ETIS TERHADAP KONFLIK ORGANISASIONALPROFESIONAL DAN WORKOUTCOMES (Studi Empiris pada Akuntan Publik se Indonesia)

14. PENGARUH ORIENTASI PROFESIONAL TERHADAP KONFLIK PERAN: Interaksi Antara Partisipasi Anggarandan Penggunaan Anggaran Sebagai Alat Ukur Kinerja Dengan Orientasi Manajerial (Suatu Penelitian Empiris Pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam) 

KOMISI AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN PERPAJAKAN :

1. PERILAKU OPORTUNISTIK LEGISLATIF DALAM PENGANGGARAN DAERAH
(Bukti Empiris atas Aplikasi Agency Theory di Sektor Publik) 

2. PENGARUH KARAKTERISTIK TUJUAN ANGGARAN TERHADAP PERILAKU, SIKAP, DAN KINERJA APARAT PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN KUPANG

3. HUBUNGAN ANTARA PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH, BELANJA PEMBANGUNAN DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi pada Kabupaten dan Kota se Jawa-Bali) 

4. FLYPAPER EFFECT PADA DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA DAERAH PADA KABUPATEN/KOTA DI PULAU SUMATERA 

5. PENGARUH KEJELASAN SASARAN ANGGARAN TERHADAP SENJANGAN ANGGARAN INSTANSI PEMERINTAH DAERAH DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI PEMODERASI 

6. Dampak Struktur Kekuasaan Pada Penggunaan SIKD Untuk Kontrol Keputusan dan Manajemen Keputusan, dan Perilaku Manajerial : Studi PadaOrganisasi Pemerintahan Daerah 

KOMISI INTERNASIONAL :

1. THE INFORMATION CONTENT SIMULTANEITY OF RETURNS AND EARNINGS: THE CASE OF INDONESIA

2. THE CORRELATION OF CATERING INCENTIVES TO STOCK RETURN – A TEST OF CATERING THEORY OF DIVIDEND 

3. Ownership Retention, Number of Risk Factors and Underpricing in Indonesian Initial Public Offerings

4. EFFECT OF EMPLOYEE STOCK OPTION PLANS (ESOPS) TO PEFORMANCE AND FIRM VALUE: EMPIRICAL STUDY AT JSX 

5. THE INFLUENCE OF EARNINGS MANAGEMENT ON EARNINGS QUALITY

6. EARNINGS QUALITY: DETERMINANT FACTORS AND ECONOMIC CONSEQUENCES

7. Conservatism and Value Relevance: an empirical study of Indonesian Companies 

8. THE DETERMINANTS OF CORPORATE GOVERNANCE DISCLOSURE THROUGH INTERNET FOR COMPANIES LISTING IN JAKARTA STOCK EXCHANGE

9. Audit Firms Tenure and Investors’ Perceptions of Audit Quality 

10. DESIGNING THE BALANCED SCORECARD WEIGHT ON SYARIAH BANK BRANCHES
THROUGH PERFORMANCE MEASUREMENT (AN EMPIRICAL STUDY ON BANK SYARIAH MANDIRI)

11. THE EFFECT OF COGNITIVE AND AFFECTIVE ASPECTS IN DECISION MAKING USING BALANCED SCORECARD 

12. THE SEARCH OF AN ECONOMIC STATE VARIABLE FOR INTER-TEMPORAL ASSET PRICING: EVIDENCE FROM JAKARTA STOCK EXCHANGE

13. THE EFFECT OF EXCHANGE RELATIONSHIP QUALITY ON MANAGER’S TASK PERFORMANCE IN MULTI-NATIONAL OPERATIONS: THE ROLE OF BUDGET EMPHASIS AS MODERATOR

14. PROFITABILITY AND CORPORATE GOVERNANCE DISCLOSURE: AN INDONESIAN STUDY 

LINK :

SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI KE 6 / VI

SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI KE 7 / VII

SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI KE 8 / VIII

SIMPOSIUM NASIONAL AKUNTANSI KE 10 / IX

Advertisements