Tags

Laporan Keuangan

Financial-Report

Laporan keuangan suatu perusahaan selalu dinantikan oleh berbagai pihak baik pihak internal maupun pihak eksternal. Peran laporan keuangan dalam mengambil keputusan sangatlah penting. Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai laporan keuangan, berikut dikemukakan beberapa definisi laporan keuangan menurut para ahli.

Menurut Harahap (2013:105) membahas tentang definisi laporan keuangan, sebagai berikut:Laporan keuanganmenggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentu”.

Menurut Hery (2012:3) membahas tentang definisi laporan keuangan, sebagai berikut:

Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikan data keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan”.

Menurut Fahmi (2013:2) membahas tentang definisi laporan keuangan, sebagai berikut:

Laporan keuangan merupakan suatu informasi yang menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan, dan lebih jauh informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran kinerja keuangan perusahaan tersebut”.

Berdasarkan definisi para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk mengkomunikasikaninformasi yang menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaandan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentukepada pihak-pihak yang berkepentingan.Biasanya berisi laporan posisi keuangan, laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan dan laporan lainnya.

Tujuan laporan keuangan

Laporankeuangansangatmembantuberbagaipihakkhususnyapenggunalaporankeuangantersebut.Dibuatnyalaporankeuangantentudengantujuantertentu.Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai tujuan laporan keuangan, berikut dikemukakan beberapa definisi mengenai tujuan laporan keuangan menurut para ahli.

Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK) (2009:3) mendefinisikan sebagai berikut:

“Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi posisi keuangan, kinerja keuangan, dan laporan arus kas suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi”.

Menurut Harahap (2013:70) mengemukakan bahwa: Tujuan laporan keuangan merupakan dasar awal dari struktur teori akuntansi”.

Menurut Fahmi (2013:5) tujuan laporan keuangan adalah:“memberikan informasikepada pihak yang membutuhkan tentang kondisi suatu perusahaan dari sudut angka-angka dalam satuan moneter”.

Dari beberapa tujuan laporan yang dijabarkan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa tujuandarilaporankeuanganadalahmenyediakan informasi tentangkondisisuatuperusahaansepertiposisi keuangan, kinerja keuangan, dan laporan arus kas suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.

Selainitutujuandarilaporankeuanganjugaditujukanbagipihakeksternalmaupunpihakinternal perusahaan.Bagipihakeksternallaporankeuanganmemberi informasi yang bermanfaatbagi pemakainya.Saatinimaupunmasa yang akandatangdalammengambilkeputusan. Bagipihak internal perusahaansebagai alat evaluasi atas kegiatan operasional perusahaan pada periode tertentu dan sebagai prediksi arus kas masa depan.

Jenis laporan keuangan

Laporan keuangan terdiri dari beberapa laporan yang menyangkut data-data keuangan suatu perusahaan. Data-data ini merupakan komponen dalam laporan keuangan. Menurut Ikatan Akuntan Indonesia dalam Standar Akuntansi Keuangan (2009:2) menuliskan sebagai berikut:“Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan”.

  1. Neraca

Menggambarkan posisi keuangan (harta, utang, dan modal) perusahaan dalam suatu tanggal tertentu

  1. Laporan laba rugi

Melaporkan seluruh hasil dan biaya untuk mendapatkan hasil dan laba (rugi)  perusahaan selama suatu periode tertentu.

  1. Laporan perubahan ekuitas

Merupakan laporan yang berisi jumlah dan jenis modal yang dimiliki pada saat ini. Laporan ini akan dibuat apabila terjadi perubahan modal.

  1. Laporan arus kas

Melaporkan jumlah kas yang dihasilkan dan digunakan oleh perusahaan melalui tiga tipe aktivitas, yaitu operasi, investasi, dan pendanaan.

  1. Catatan atas laporan keuangan

Laporan yang memberikan informasi apabila terdapat laporan keuangan yang memerlukan penjelasan tertentu.

Karakteristik Laporan Keuangan

Dalam (PSAK no. 1) menetapkan karekteristik umum untuk penyajian laporan keuangan. Secara khusus, PSAK no. 1 membahas aspek-aspek:

  1. PenyajiansecarawajardankepatuhanterhadappersyaratanStandarAkuntansiKeuangan (SAK).
  2. Kelangsungan usaha (going concern).
  3. Dasar akrual akuntansi.
  4. Materialitas, agregasi, dan saling hapus (offsetting).
  5. Frekuensi pelaporan.
  6. Informasi komparatif.
  7. Konsisten penyajian.
Advertisements